7 Oktober 2010

RUPIAH MASIH KUAT NAIK 5 POIN

INDONESIA PLASA BY:Toni Samrianto.

Rabu, 6 Oktober 2010 | 15:44 WIB

JAKARTA, Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu sore, naik tipis lima poin menjadi Rp 8.920 - Rp 9.230 per dolar dari sebelumnya Rp 8.925 - Rp 8.935, karena pelaku pasar masih membeli rupiah.

Equiety Chief PT First Asia Capital, Irfan Kurniawan, di Jakarta, Rabu, mengatakan, rupiah masih menguat, namun dalam kisaran sempit, karena Bank Indonesi (BI) tetap berada dipasar mengawasi pergerakan mata uang lokal tersebut.

"BI tetap memantau pergerakan rupiah agar kenaikannya tidak terlalu tinggi dan cepat," katanya, Rabu (6/10/2010).

Kenaikan rupiah yang relatif kecil itu, menurut dia, juga karena perdagangan saham yang semula positif kembali negatif, karena pelaku mulai melepas saham yang dimiliki akibat kenaikan dalam beberapa hari lalu.

"Menguatnya saham-saham unggulan dan lapis dua sempat mendorong indeks harga saham gabungan mnembus level 3.600 poin," katanya.

Menurut dia, kenaikan rupiah yang relatif kecil memang diatur oleh BI agar eksportir dalam menghitung harga jual produk di pasar ekspor.

"Apabila kenaikan rupiah tidak teratur, maka eksportir mengalami kesulitan untuk menghitung harga jual produk ekspor tersebut," ucapnya.

Rupiah, lanjut dia, kalau melihat kondisi memang masih dapat bergerak naik, karena pelaku lokal masih membeli rupiah, meski indeks harga saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada Rabu cenderung melemah.

"Kami memperkirakan kenaikan rupiah yang kecil itu, karena tertahan oleh melemahnya indeks BEI pada saat ini," ucapnya.

Menurut dia, posisi rupiah saat ini sangat baik dan berpeluang untuk menguat lagi, karena sentimen positif dari eksternal kemungkinan masih berlanjut.

"Apalagi dolar AS terhadap euro dan yen melemah tajam," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA