15 November 2010

DPR: Pemerintah Harus Segera Beli Ternak Merapi

INDONESIA PLASA
DPR: Pemerintah Harus Segera Beli Ternak Merapi
Magelang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Ali meminta pemerintah daerah segera membeli ternak warga korban letusan Gunung Merapi sesuai arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Marzuki Ali di Magelang, Senin, mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak perlu menunggu juklak atau juknis untuk membeli ternak tersebut.

"Kalau memang perlu juklak, maka Menko Kesra dan Menteri Pertanian harus segera membuatnya. Sebentar saja bisa selesai," katanya usai meninjau tempat pengungsian di Gedung Bulog Mertoyudan Kabupaten Magelang.

Ia menyampaikan hal tersebut menjawab pertanyaan pers bahwa sampai sekarang Pemkab Magelang belum melakukan pembelian ternak warga lereng Gunung Merapi.

"Ternak tersebut harus segera dibeli pemerintah sesuai harga lokal, karena sapi jika sehari tidak mendapat makan bisa pingsan," katanya.

Ia mengatakan, untuk pemebleian ternak tersebut DPR telah menyetujui dana yang diajukan pemerintah sebanyak Rp100 miliar.

Menyinggung kerusakan tanaman yang dialami masyarakat akibat tertimpa abu vulkanik Merapi, dia mengatakan, pemerintah perlu memikirkan hal tersebut agar kegiatan ekonomi masyarakat hidup kembali.

Ia mengatakan, untuk menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat pascabencana melibatkan seluruh sektor atau kementerian.

"Sekarang perekonomian di daerah bencana lumpuh, sektor pariwisata tidak jalan, pertanian dan peternakan semua habis. Apakah nanti ada dana usaha kecil menengah atau lainnya, kami serahkan pada pemerintah untuk menanganinya," katanya.

Ia mengatakan untuk penanganan bencana di seluruh Indonesia tahun ini mendapat alokasi Rp3,7 triliun ditambah Rp100 miliar untuk pembelian ternak warga korban ledakan Gunung Merapi.

Untuk dana rekonstruksi dan rehabilitasi korban bencana Merapi akan dianggarkan tahun 2011. "Untuk penanganan Merapi biarlah pemerintah yang mengatur. Pemerintah mengajukan anggaran pada DPR dan kami bertugas untuk membahasnya," katanya menambahkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA