15 November 2010

Pertamina Harus Diberikan Kesempatan Maju

INDONESIA PLASA
Pertamina Harus Diberikan Kesempatan Maju
Jakarta

Ekonom Aviliani menilai, Pertamina harus diberikan kesempatan untuk dapat mengembangkan diri agar dapat tumbuh dengan baik, karena kemajuan yang dilperoleh menunjukkan geo politik negara tersebut.

Berikan kesempatan yang lebih besar kepada Pertamina untuk mengembangkan diri, karena kemajuan yang dicapai Pertamina menunjukkan geo politiknya negara tersebut, katanya di Jakarta, Selasa.

Aviliani mengatakan, apabila kesempatan itu diberikan maka Pertamina akan dapat berkembang lebih cepat serta tidak dibebani dengan Public Service Obligation (PSO).

Perusahaan minyak negara itu memang perlu didukung, namun sulitnya banyak yang intervensi sehingga sulit berkembang lebih baik, katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia Pertamina minimal harus menguasai lahan minyak di dalam negeri minimal 50 persen yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih maju.

"Kami percaya pemerintah sebenarnya sudah memikirkannya ke arah sana mendorong Pertamina maju dan berkembang lebih cepat," katanya.

Aviliani mengatakan, potensi Pertamina untuk berkembang lebih cepat sebenarnya ada asalkan diberikan kesempatan dan diserahkan semua ini kepada Pertamina.

" Kalau ingin maju harus dilakukan oleh Pertamina sendiri jangan diserahkan kepada swasta," ujarnya.

Pengamat energi, Pri Agung Rakhmanto, secara terpisah menyatakan, diperlukan langkah yang lebih maju untuk mendorong Pertamina bisa berkembang dengan baik, seperti melakukan penggabungan dengan Medco.

Penggabungan itu bagi Pertamina saat ini masih belum terlihat, namun ke masa depan akan terlihat hasilnya, katanya.

Kalau dilihat dari sisi bisnis, lanjut dia, maka Medco akan lebih diuntungkan, karena Medco juga mempunyai lahan yang masih berproduksi, meski Pertamian secara strategis juga diuntungkan.

Yang penting Pertamina diberikan kesempatan dan dukungan yang kuat yang mendorong mereka optimis dapat berkembang lebih cepat, katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA