24 Desember 2010

HKTI Ajak Masyarakat Cintai Produk Pertanian Lokal

INDONESIA PLASA

Jumat, 24 Desember 2010 20:13 WIB

Bogor
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Rachmat Pambudy, Jumat di Bogor, mengatakan pihaknya mengajak masyarakat mencintai dan memanfaatkan produk pertanian lokal.

"Masyarakat harus mencintai produk pertanian lokal. Dengan mencintai produk pertanian lokal berarti kita telah menolong para petani dan membangkitkan perekonomian nasional," kata Rachmat Pambudy kepada ANTARA Jumat di Bogor.

Rachmat Pambudy yang juga tercatat sebagai dosen dan peneliti pada Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor mengemukakan sudah saatnya masyarakat meningkatkan kepedulian dan rasa memiliki terhadap produk pertanian dalam negeri.

"Cinta terhadap produk pertanian dalam negeri sebagai wujud nasionalisme dan komitmen terhadap kemajuan negeri," papar Rachmat Pambudy.

Dia menambahkan, "Masyarakat harus memanfaatkan produk pertanian lokal sebagai prioritas dalam mengonsumsi pangan. Karena hanya dengan cara itulah sektor pertanian dan ekonomi nasional akan bangkit."

Rachmat mengungkapkan, bila masyarakat telah mencintai produk pertanian lokal, program yang dicanangkan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan dengan sendirinya akan terwujud.

"Ketahanan dan kedaulatan pangan harus dimulai dengan mencintai produk pertanian lokal. Kita tidak boleh bergantung pada produk pertanian asing, karena hanya akan merapuhkan perekonomian nasional," tegasnya.

Rachmat Pambudy meyakini bila masyarakat mencintai produk pertanian lokal, tingkat kesejahteraan petani akan mengalami perbaikan. "Petani akan mendapatkan nilai tambah, sehingga kesejahteraannya meningkat," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Pemerintah perlu mendorong masyarakat dan para pemangku kepentingan nasional agar mencintai produk pertanian lokal, sehingga Indonesia bisa mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan dan berbagai bidang lainnya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA