14 Oktober 2010

10 senjata paling ekstrim dalam perang dunia 1dan 2

INDONESIA PLASA BY:Toni Samrianto.

1. Anti Tank Dogs

Kebrutalan perang dapat tercermin dari cara bertempur. Anjing anti tank adalah anjing yang diikatkan bom pada punggung mereka, dan merupakan hasil kreasi tentara Soviet, dan telah diturunkan untuk menghancurkan lebih dari 300 tank Jerman selama Perang Dunia II.


Cara kerjanya adalah anjing diajari untuk menemukan makanan di bawah tank (melatih insting mereka bahwa selalu ada makanan di bawah tank), dan kemudian anjing tersebut dibuat kelaparan sebelum pertempuran.
Setelah sampai di bagian bawah tank, tuas yang berada di punggung anjing segera terpicu tak berapa lama kemudian anjing-anjing tersebut akan meledak, menghancurkan tank-tank Jerman. Akhirnya Jerman mengatasi taktik ini dengan penyembur api.


2. Corkscrew Tanks

Corkscrew tanks tidak berjalan seperti cara berjalan ular, maupun tank pada umumnya dan bukan juga didorong oleh ulir raksasa. Tapi sama seperti sebuah bor listrik pada sepotong kayu, sehingga tapak dari tank inilah yang menajadikan tank tersebut tampak berlayar di sepanjang tanah, tanpa peduli daerah.


Akan tetapi dalam berjalan arah mereka agak tidak menentu (sulit dikendalikan), dan tank harus sangat ringan untuk berguna dalam pertempuran.


3. Senjata Melengkung


Ketika terjadi pertempuran kota, di setiap sudut tersembunyi sekelompok prajurit musuh. Bahkan dengan sedikit keuntungan bisa memenangi pertempuran, sehingga berbagai senjata ini dirancang agar tentara dapat melihat setiap sudut, dan mereka pun dapat menembak dari belakang perlindungan dinding beton.


4. The Tsar Tank Rusia


The Tsar tank Rusia dibangun dengan dua roda dengan diameter 27 kaki, yang menarik dua roda yang jauh lebih kecil dibelakangnya. Tank ini berisi dengan senjata besar dan berat, tank ini dirancang untuk menaklukkan setiap rintangan. Desain yang besar dan tinggi, tidak cocok untuk peperangan sesungguhnya, dan tank ini dapat cepat jatuh.



5. Barrage Balloons

Barrage balloons digantung di ratusan kota-kota di Inggris selama Perang Dunia II. Seperti ranjau terbang, mereka akan menyulitkan pesawat musuh yang berniat untuk menjatuhkan bom.


Balon-balon ini digunakan untuk mengancam pesawat-pesawat pembom tersebut agar terbang rendah karena kabel dan perangkat pembakar di dalam balon tersebut. Kalau pesawat pembom tersebut sudah terbang rendah maka tentara-tentara Inggris dapat menembaki pesawat tersebut dengan leluasa.


6. Project Habbakuk

Dengan kelangkaan logam menjelang akhir Perang Dunia II, Project Habbakuk adalah usaha untuk membuat kapal induk dari pykrete (campuran es dan bubur kayu). Lapisan yang cukup tebal untuk menahan tembakan musuh, dan mudah diperbaiki.


Pykrete akan memungkinkan pembangunan kapal besar dengan menggunakan sumber daya minimal. Akan tetapi perang sudah selesai sebelum kapal tersebut menjadi kenyataan.


7. Bat Bomb


Ini mengejutkan, sebuah prototipe bom kelelawar, bahkan pernah dibuat. Idenya sederhana, memberi alat peledak pada Free-tailed Meksiko Bats, turunkan suhu mereka sehingga mereka hibernasi dalam perjalanan mendekati kota musuh, dan kemudian melepaskannya di kota musuh untuk bertengger di gedung-gedung dan rumah. Pada waktu tertentu, semua kelelawar akan meledak dan menyulut kebakaran di seluruh kota.


8. The Goliath Tracked Mine


The Goliath tracked mine adalah anti-tank mini yang dikendalikan remote dan membawa hampir 200 pon (sekitar 90,7 kilogram) bahan peledak dan akan dijalankan mengarah ke pasukan musuh atau formasi tank dan kemudian diledakkan. Tank ini diciptakan oleh Jerman dan digunakan selama Perang Dunia II dan dikenal sebagai kumbang tank oleh pasukan Sekutu.


9. The Flying Jeep


The flying jeep diciptakan untuk memenuhi kontrak untuk membuat sebuah helikopter ringan yang dapat mendarat di daerah manapun. Beberapa prototipe diciptakan tetapi mereka tidak pernah di produksi penuh. Tidak peduli seberapa baik jeep itu tampak di atas kertas, tampilan konyol jip terbang itulah yang memberikan indikasi mengapa jeep tersebut tidak akan dapat melakukan tugasnya dengan baik dalam panasnya pertempuran.


10. Flying Aircraft Carriers

Flying aircraft carriers merupakan pandangan imajinasi rakyat jaman perang. Banyak ide seperti hoverpacks dan mobil terbang, ide itu tidak pernah terealisasi, hanya hidup dalam novel dan pertunjukan.


Mereka memiliki banyak kelemahan seperti mudah untuk ditembak jatuh, mengkonsumsi banyak sekali bahan bakar, dan memiliki sedikit keuntungan untuk melawan pesawat musuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA