14 Oktober 2010

RUPIAH TERTAHAN INTERVENSI BI DI PASAR

INDONESIA PLASA BY:Toni Samrianto.
Valas


Ilustrasi

Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (14/10/2010) sore masih stabil, karena Bank Indonesia (BI) aktif masuk pasar menahan lajunya pergerakan rupiah yang menguat.


Nilai tukar rupiah terhadap dolar naik tipis dua poin menjadi Rp 8.920-Rp 8.930 dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 8.922-Rp 8.932 per dollar AS.

Equiety Chief PT First Asia Capital, Irfan Kurniawan, di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa BI tidak menginginkan rupiah mendekati level Rp 8.900 per dollar.

Oleh karena itu, ia menilai, BI khawatir apabila BI hampir dekat pada level Rp 8.900 per dollar AS, maka peluang rupiah untuk naik lagi makin besar.

BI, lanjut dia terus mengamati pergerakan rupiah yang menguat, meski kenaikan relatif kecil, namun rupiah secara perlahan-lahan terus mendekati level Rp 8.900 per dollar. "Karena itu BI terus meningkatkan pengawasan agar laju kenaikan rupiah tidak dalam kisaran yang melebar," katanya.

Rupiah sejak pagi sudah berada di level Rp 8.920 per dollar yang terus berlangsung hingga sore. Hal ini menunjukkan bahwa BI berada di pasar menjaga rupiah. "Karena itu pergerakan sepanjang Kamis ini berada dalam kisaran yang sempit, meski faktor positif dari eksternal sangat mendukung pergerakan rupiah," katanya.

Menurut dia, melemahnya dolar terhadap euro dan yen sebenarnya sudah dapat mendukung rupiah untuk naik lebih baik lagi. "Namun, rupiah sulit bergerak naik untuk berada dibawah angka Rp 8.920 per dollar," ucapnya.

Rupiah, lanjut dia sempat mencapai level Rp 8.905 pada pukul 12.00 namun tidak bertahan kemudian melemah lagi hingga tetap berada di posisi Rp 8.920 per dollar AS. "Kami masih optimis rupiah akan dapat bergerak naik lagi karena faktor positif dari pasar masih kuat, " ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA