5 Desember 2010

Kunjungan Wisman ke Bali Optimistis Lampaui Sasaran

INDONESIA PLASA BY: TONI.S


Senin, 6 Desember 2010 07:48 WIB

Denpasar
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali optimistis melampaui sasaran 2,3 hingga 2,5 juta, mengingat sepuluh bulan periode Januari-Oktober 2010 sudah mencatat 2.149.020 orang.

"Bali setiap bulannya rata-rata menerima 220.000-250.000 atau setiap harinya paling tidak 8.000 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Gede Suarsa di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, lebih-lebih setiap bulan Desember, khususnya hari-hari peralihan tahun daerah ini dipadati wisatawan dari berbagai negara di belahan dunia, disamping wisatawan dari dalam negeri.

Oleh sebab itu kunjungan wisman dalam tahun 2010 akan melampaui sasaran yang telah ditetapkan Pemprov Bali, khususnya Dinas Pariwisata setempat.

Gede Suarsa menambahkan, sisa untuk dua bulan, termasuk Nopember 2010 karena datanya belum terhimpun seluruhnya untuk mencapai target masih membutuhkan 200.000.

"Angka itu dalam waktu sebulan pasti bisa dicapai, sehingga ada waktu bulan Desember saat musim kunjungan wisman ramai, tentu melebihi sasaran," ujarnya.

Sementara kunjungan wisman ke Bali selama 2009 tercatat 2,22 juta orang, meningkat 13,26 persen dibanding tahun sebelumnya hanya 1,96 juta orang.

Semakin banyaknya wisman berliburan ke Bali memberikan dampak positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat maupun pembangunan dalam berbagai aspek kehidupan.

Pariwisata menjadi tumpuan harapan bagi sebagian besar masyarakat di Bali. Sektor pariwisata itu pula mampu mendorong pertumbuhan usaha industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang digeluti masyarakat pedesaan.

Produk industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang bernilai seni itu dirancang dalam berbagai disain yang disenangi oleh wisman. Setiap wisman membeli berbagai jenis cinderamata sebagai kenang-kenangan pulang ke negaranya.

Selain itu diantara pelancong ada pengusaha yang memborong atau memesan dalam jumlah banyak yang kemudian dijual kembali ke negaranya.

Berkat sektor pariwisata itu pula mampu meningkatkan ekspor berbagai jenis matadangan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin dan seniman Bali ke mancanegara, tutur Gede Suarsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA