19 Januari 2011

Ambisi Baru Mobil Bertenaga Hidrogen

INDONESIA PLASA

Selasa, 11 Januari 2011 10:25 WIB

Riversimple

Jakarta

Konon, mobil yang panjangnya kurang dari 11 kaki 6 inci tak akan mungkin bisa memenuhi standard keamanan. Tapi, tak semua pihak tunduk pada diktum itu.

Hugo Spowers, insinyur sekaligus entepreneur, mengusung Riversimple dengan para ilmuwan dan insinyur yang berambisi melahirkan mobil bertenaga hidrogen untuk diproduksi massal.

Spowers dan Riversimple sebelumnya terlibat proyek Morgan LifeCar, kendaraan bertenaga hidrogen dengan dua tempat duduk. Kendaraan itu dibuat dari mobil Morgan Plus 8 dan penggeraknya dibuat Qinetiq.

Kendaraan itu tak pernah terwujud meski rancangannya sudah rinci di atas kertas. Berdasarkan kalkulasi, kendaraan itu setara mobil berkonsumsi 178 mil per galon dengan akselerasi 0-100 km dalam 7 detik.

Kini, setelah mendapat pendanaan, kendaraan itu dirancang ulang dengan badan yang lebih kecil. Rencananya pertengahan Februari 2011 purnarupanya sudah siap.

Riversimple diperkuat oleh sosok seperti Christopher Reitz, mantan kepala perancang Fiat. Ada 50 purnarupa yang sedang dibuat untuk ujicoba di Leicester Inggris. Produksi massal dimulai 2013.

Hidrogen tidaklah murah, tapi Riversimple menyiasati dengan bentuk kecil dan ringan sehingga ongkosnya murah dan dampak lingkungannya kecil.

"Kendaraan ini adalah untuk bepergian secara lokal, radius 25 mil," kata Spowers. Masuk akal juga karena rencananya semua Riversimple cuma punya 1 SPBU yang dipasok oleh BOC, perusahaan terbesar pemasok gas industri di Inggris.

"Ini dunia selain kendaraan dengan tenaga listrik. Produk kami lebih baik, lebih enjoy, sangat diminati dan aspirasional," kata Spowers.

Rancangan baru kendaraan itu menggunakan penggerak hidrogen 6kW buatan Horizon Singapura dilengkapi ultra-kapasitor untuk menyerap energi pengereman.

Kecepatan maksimalnya 50 mil per jam, akselerasi 0-30 mil per jam dalam waktu 5,5 detik dan tangki hidrogen 5.000psi bisa untuk 240 mil.

Mobil itu setara dengan kendaraan bermesin BBM yang menghabiskan 300 mil per galon. Emisi CO2 nya 34gram/km, bandingkan dengan diesel Smart yang lebih dari 100 gram/km.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA