10 Januari 2011

IHSG BEI Tertekan ke Level 3.400 Poin

INDONESIA PLASA

Senin, 10 Januari 2011 18:05 WIB

IHSG BEI Tertekan ke Level 3.400 Poin

Jakarta
Keluarnya dana asing pada pasar saham dalam negeri hingga Rp1,630 triliun menyebabkan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok ke level 3.400 poin, Senin.

IHSG BEI melemah 152,90 poin atau 4,21 persen ke posisi 3.478,55 poin dan kelompok 45 saham-saham unggulan (LQ45) melemah 30,79 poin (4,79 persen) ke level 611,75.

Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEI, Wan Wei Yiong, pada Senin mengatakan bahwa terlihat sebagian investor melakukan aksi ambil untung sebagian lagi memindahkan portofolio saham kepada saham yang masih rendah harganya.

"Investor lakukan profit taking dan sebagian swicth porfolio, hal ini kelihatannya gejala sesaat saja," katanya.

Sektor tambang, perkebunan, konsumer tercatat mengalami penurunan signifikan setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan signifikan.

Saham sektor pertambangan tertekan 117,189 poin (3,47 persen) ke posisi 3.233,36, perkebunan tertekan 68,096 poin (3,05 persen) ke posisi 2.165,72, dan saham konsumer turun 43,65 poin (4,21 persen) ke posisi 1.026,43.

"Investor melakukan ambil untung disebabkan pada pergerakan awal tahun saham itu naik cukup signifikan," kata Ahmad.

BEI ditutup dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 4,725 miliar dengan total nilai Rp7,762 miliar dari 141.218 kali transaksi, dimana saham yang melemah mendominasi sebanyak 244 saham, 21 saham menguat, dan 38 saham belum bergerak harganya.

Saham-saham yang mengalami tekanan antara lain saham Gudang Garam (GGRM) turun Rp3.250 ke Rp35.800 United Tractor (UNTR) turun Rp1.850 ke Rp 22.750, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp1.500 ke Rp52.000.

Sementara itu, bursa regional seperti Indeks Hang Seng melemah 159,37 poin (0,67 persen) ke level 23.527,26, Indeks Nikkei-225 naik 11,28 poin (0,11 persen) ke level 10.541,04, dan Indeks Straits Times melemah 32,08 poin (0,98 persen) ke level 3.229,27.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA