17 Oktober 2010

HARGA SUN(SURAT UTANG NEGARA )DI RAMALKAN DATAR PEKAN BESOK

INDONESIA PLASA BY:Toni Samrianto.
Harga surat utang negara (SUN) diprediksi masih akan mendatar pekan depan karena pelaku pasar lokal cenderung menunggu perkembangan kondisi global.

"Pelaku pasar obligasi lokal masih akan wait and see [menunggu dan melihat]," ujar Kepala Riset Surat Utang PT Danareska Sekuritas Budi Susanto akhir pekan lalu.

Dia juga mengakui harga instrumen investasi yang diterbitkan pemerintah itu sudah relatif mahal untuk semua jenis tenor dan menjadikan risiko investasi kembali (reinvestasi) investor menjadi lebih besar.

Hal itu, tuturnya, disebabkan oleh pencarian instrumen investasi yang masih berharga terjangkau sulit dilakukan di tengah mahalnya hampir semua SUN sudah mahal, terutama investor lokal.

Reinvestasi merupakan kegiatan berganti instrumen yang disebabkan penjualan sebuah instrumen ke instrumen jenis atau tenor berbeda.
"Namun harga SUN juga tidak serta merta dapat turun karena investor asing diprediksi masih akan memburu SUN karena bagi investor global harga obligasi pemerintah Indonesia masih menarik," katanya.

Data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu pada 10 Oktober menunjukkan porsi kepemilikan investor asing pada SUN menembus rekor baru, yaitu sebesar 29,1% atau sebesar Rp187,54 triliun dari total SUN beredar sebesar Rp644,26 triliun. Pada 12 Oktober, porsi itu turun tipis ke level sebesar 29,06%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDONESIA PLASA